INDRAMAYU, Sabtu 27 Juni 2026 — Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si. Mengajak generasi muda Indramayu untuk mengambil peran strategis di sektor pertanian guna menjadi regenerasi pertanian supaya tidak punah. Seruan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada Sekolah Politik Angkatan ke-8 Hilal Hilmawan Institute, 27–28 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pak H. Sugeng menegaskan bahwa Indramayu merupakan salah satu daerah lumbung padi nasional. Hal ini harus menjadi peluang bagi lahirnya generasi muda yang mampu menjadi pelaku utama di sektor pertanian bukan sekadar penonton.
Dalam dialog bersama peserta Sekolah Politik Hilal Hilmawan Institute angkatan ke-8, Bapak H. Sugeng juga menekankan bahwa tantangan yang dihadapi dunia pertanian saat ini, seperti
perubahan iklim, keterbatasan lahan, efisiensi penggunaan sumber daya, serta kebutuhan
peningkatan produktivitas, menuntut adanya inovasi dan penerapan teknologi yang lebih
modern. Konsep Smart Farming hadir sebagai solusi melalui pemanfaatan teknologi digital,
_Internet of Things_ (IoT), sensor, drone, kecerdasan buatan (_Artificial Intelligence_) aplikasi
pertanian, serta sistem informasi berbasis data untuk mendukung pengelolaan pertanian yang lebih efektif dan efisien.
