sosial 08 Juli 2026

Pedagang Pasar Baru Indramayu Mengeluh Sepi Pembeli dan Kemalingan, Hilal Hilmawan Turun Tangan

INDRAMAYU , 29 Juli 2026 — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hilal Hilmawan, melakukan kunjungan langsung ke Pasar Baru Indramayu menyusul adanya laporan keresahan dari para pedagang. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi pasar secara langsung setelah menerima aduan mengenai maraknya aksi pencurian toko dan semakin sepinya pembeli di area dalam pasar. 

Dalam dialognya bersama Ketua Persatuan Pedagang Pasar, Pak Warsono, terungkap bahwa manajemen tata kelola dan birokrasi pasar dinilai kurang sehat. Kondisi fisik bangunan pasar saat ini sudah sangat tua, tidak layak, bahkan beberapa bagian atapnya telah lapuk dan bocor saat hujan deras.

Selain masalah infrastruktur, para pedagang mengeluhkan omzet pendapatan mereka yang merosot tajam. Menurut penuturan pedagang, sepinya area dalam pasar dipicu oleh banyaknya pedagang yang memilih menggelar lapak di luar atau area depan pasar, sehingga memotong jalur pembeli yang hendak masuk ke bagian dalam. 

Kondisi ini diperparah oleh gangguan kamtibmas berupa aksi pembobolan toko sembako yang terjadi berturut-turut belakangan ini. Beberapa pedagang mengaku kehilangan barang dagangan berharga seperti minyak goreng curah hingga minyak goreng kemasan karton dalam jumlah besar akibat pintu toko yang dicongkel oleh pencuri.

Menanggapi hal tersebut, Hilal Hilmawan secara spontan memberikan bantuan uang tunai kepada pedagang yang terdampak untuk mengganti kerugian barang yang hilang agar mereka dapat kembali berbelanja modal. 

"Saya sudah berkoordinasi langsung dengan pihak Kepolisian (Polres Indramayu) agar segera menindaklanjuti laporan ini, mengecek TKP, serta meningkatkan pengamanan di area pasar guna mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar Hilal. 

Terkait rencana relokasi pedagang ke bangunan pasar yang baru, Pak Warsono menjelaskan bahwa proses tersebut masih mandek. Hingga kini, pembangunan fasilitas kios baru belum mencapai 50 persen dari total kebutuhan sekitar 600 unit kios yang diperlukan bagi seluruh pedagang aktif. 

Mendengar keluhan tersebut, Hilal Hilmawan menegaskan komitmennya untuk segera mendesak pihak eksekutif dan dinas terkait guna membenahi tata kelola pasar serta mencari solusi anggaran penyelesaian sisa bangunan pasar baru.

Pedagang berharap agar pemindahan ke tempat baru nantinya dapat dilakukan secara serentak agar menciptakan keadilan bagi seluruh pelaku usaha di Pasar Baru Indramayu.