INDRAMAYU – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hilal Hilmawan, kembali melakukan aksi sosial nyata dengan menyambangi sebuah rumah tidak layak huni di Desa Cempeh, Kabupaten Indramayu. Kali ini, sasarannya adalah kediaman seorang pemuda yang hidup sebatang kara setelah ditinggal wafat kedua orang tuanya.
Kisah memprihatinkan terungkap saat Hilal berdialog dengan pemilik rumah. Pemuda tersebut diketahui telah menjadi yatim piatu sejak usia sekolah dasar (SD). Ia kini harus berjuang menghidupi diri sendiri dan adiknya dengan bekerja serabutan, termasuk melaut jika ada kesempatan. Kondisi rumah yang ia tempati sudah rusak parah selama kurang lebih tiga tahun terakhir, dengan atap yang bocor dan dinding yang tidak layak.
Program bedah rumah ini berawal dari laporan masyarakat dan hasil reses yang dilakukan Hilal pada bulan November lalu. Hanya dalam waktu sekitar satu bulan setelah peninjauan awal, bantuan perbaikan rumah tersebut langsung direalisasikan.
"Setelah kemarin ada laporan, saya langsung cek ke lokasi. Kurang lebih satu bulan kita perjuangkan, dan alhamdulillah hari ini bantuannya sudah ada. Nanti kita bongkar dan kita bangun kembali supaya layak huni," ujar Hilal Hilmawan di sela-sela kunjungannya.
Proses pembangunan akan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan keluarga serta warga sekitar (swadaya). Hilal juga berkomitmen untuk ikut serta dalam kerja bakti pembongkaran rumah tersebut, sebagaimana aksi serupa yang ia lakukan di wilayah Lemahmekar sebelumnya.
Rasa syukur terpancar dari wajah pemilik rumah yang merasa terbantu oleh kepedulian anggota dewan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi pemuda yatim piatu tersebut untuk memiliki hunian yang aman dan nyaman demi menata masa depan yang lebih baik.
